Tadi malam saya menemani kawan-kawan crew kapal bermalam mingguan di kota lhokseumawe, mereka ingin menikmati suasana malam di kota ini, sekalian belanja oleh-oleh khas aceh untuk dibawa pulang ke jakarta, memang mereka mayoraitas berasal dari ibukota dan ada juga yang dari sulawesi sana.

Bungon ban keumang souvenir yang berada di jalan merdeka, arah keluar kota lhokseumawe tempat dijualnya berbagai souvenir khas aceh adalah tempat pertama yang kami singgahi, setelah mereka mendapatkan berbagai macam souvenir, rencong dan baju kaos berlogo pintu aceh adalah yang paling banyak diminati dan dibelinya.
Selanjutnya kami kembali lagi ke pusat kota lhokseumawe untuk menikmati suasana malam, kami singgah di simpang lestari untuk membeli durian yang ramai sekali dijajakan sepanjang jalan. Kami menikmati durian berasama pulut panggang ditempat dan ada sebagian juga dibawa pulang ke kapal untuk teman-teman yang tidak bisa ikut malam ini, karena tugas menjaga kapal yang sedang bersandar di pelabuhan umum krueng geukueh.

Selama 3 jam kami menikmati suasana malam kota lhokseumawe, kami pun memutuskan untuk kemabali ke kapal. Nah, perjalanan pulang inilah sebenarnya inti dari semua perjalanannya.
Kami pulang dari jalan ujung blang dan singgah makan di Rimbun cafe dan resto ikan bakar pinggir pantai. Kami pesan 1 ekor ikan kerapu dan 3 ekor ikan kakap putih untuk dibakar sebagai menu penutup makan besar.
Suasana yang sedikit lengang dan alunan musik serta ditambah suara deburan ombak yang menghempas pantai menambah suasana menjadi istimewa.
