untuk apa kau berpuisi

in #indonesia3 years ago

Mulutmu harimau bagimu, lidah senjata yang paling tajam, ini kalimat yang sudah diajarkan sejak dulu ketika duduk dibangku sekolah dasar dan artinya mengatakan sesuatu harus dipertimbangkan sedini mungkin agar tidak membuat kisruh dalam kehidupan, banyak orang cerdas dan memiliki pengetahuan yang sangat luar biasa dalam mengungkap kata-kata, merangkai kalimat dan kemudian di sajikan diatas pentas agar didengarkan suaranya oleh semua orang bahwa suaranya merdu sehingga membuat orang terlelap mendengarnya.
foto sukmawati.jpeg sumber

baru-baru ini menjadi menarik menyaksikan pemberitaan menyangkut dengan seorang ibu yang membaca puisinya, isi puisinya menjadi sampah karena sudah menghina, tidak semua orang bisa membaca puisi dan tidak semua orang mampu menulis dengan baik dan benar, tetapi mencari popularitas bukan dengan cara menghina.

semua paham betul terkait perjuangan yang sudah dilakukan oleh para pendahulu di negeri ini, dan jaganya juga dihormati, anak dari seorang pendiri negara ini sudah mencoreng wajah perjuangan, sudah membuat suasana negeri ini gaduh, semua orang akan terusik kalau membuat puisi seperti itu, pahamlah kita semua bahwa yang membaca puisi tokoh politik nasional dan seorang anak pejuang.

tetapi sangat kita sayangkan bahwa tidak memiliki etika dan pengetahuan baik dalam berpuisi, bisa jadi para seniman akan tertawa sejadi-jadinya ketika mendengar puisi yang dibaca oleh perempuan tua itu, puisinya bukan menjadi semangat untuk orang lain.

Sort:  

@STEEMTag!!

logo
@rahmah, You Have Been Tagged!! Randomly... Ummm... We Would Like To Be Your Friend? Tagging Friends Is Fun! You Can Easily Tag Your Friends.
Quick Introduction To Tagging Your Friends ** Introduction **
New To STEEM, Is Your Reputation Less Than 30, Then Tagging Friends Is Dangerously Low, Send Only Only 0.001 SBD To @STEEMTag With Your Friend's Steemit Post Link In The Memo.

Bagiku, berpuisi itu untuk kebahagiaan, baik untuk penulis maupun yang membaca, bukan membawa murka dan mengundang cela.

@rahmah mendengar puisi itu membuat kita nyilu kax.
Kakak se iman sya sabar tawakal aja.oke

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by Rahmah from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.