Wali Santri Mataqu Engan Rencana Alih Fungsi Gedung Eks SMP Arun

in #steempress28 days ago

 


Lhokseumawe- Wali Santri Dayah Ma'had Ta'limul Qur'an (Mataqu) menolak rencana Pemko Lhokseumawe melakukan alih fungsi sebagian gedung eks-SMP 1 Arun di Komplek perumahan eks PT. Arun sebagai Ruang Rawat PINERE Pasien Covid-19 Rumas Sakit Arun.

Sebagaimana diketahui, bangunan bekas SMP Arun, selama ini digunakan untuk operasional Dayah Mataqu 'Utsman bin 'Affan Lhokseumawe, kemudian rencana Pemko Lhokseumawe hendak menjadikan bangunan tersebut sebagai ruang inap Pinere pasien Covid-19

Dalam realis yang dikirimkan menyebutkan, bahwa wali santri Mataqu menolak keinginan Pemko Lhokseumawe untuk alih fungsi sebagian gedung eks SMP 1 Arun oleh Pemko Lhokseumawe sebagai ruang isolasi bagi pasien Covid-19.

Wali santri juga menyarankan kepada Pemko Lhokseumawe untuk mencari alternatif lokasi lain yang banyak terdapat disekitar RS. Arun untuk digunakan disekitar RS Arun sebagai ruang isolasi bagi pasien Covid-19, sesuai dengan pedoman yang dikelurkan oleh Kemenkes RI, ungkap Abu Syaukani dan Abu Yusrizal (komite wali santri).

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRK Lhokseumawe Abdurrahman Yusuf menambahkan, Dayah Mataqu sudah menempati gedung ex SMP Arun sejak tahun 2014 dan pada tahun 2015/2016 sudah mengajukan izin penggunaan gedung ke LMAN di Jakarta.

Sementara RS Arun baru mengajukan izin penggunaan gedung untuk perluasan dan pengembangan RS tersebut pada tahun 2018. Bahkan, Dayah Mataqu sudah mengeluarkan banyak biaya dalam merenovasi gedung tersebut.

“ Baru-baru ini Pemko Lhokseumawe, telah menginstruksikan agar Mataqu keluar dari gedung tersebut dengan alasan akan digunakan untuk penyediaan ruang pinere penanganan covid-19. Masalahnya Pemko Lhokseumawe tidak memberikan solusi tempat yang representatif kepada Mataqu yang saat ini sedang mendidik anak-anak tahfizh Alquran sebanyak lebih dari 300 santri,” kata Abdurrahman.

Lanjutnya, alternatif gedung yang ditawarkan adalah gedung Maintenence didepan ex SMP Arun tersebut dan ini membutuhkan banyak biaya lagi untuk merenovasinya, sementara kondisi keuangan Mataqu sangat minim, dan lagi Mataqu saat ini sedang membangun Dayah dilokasi sendiri di desa Alue Lim Kec. Blang Mangat yang membutuhkan dana besar.

“ Kita mendukung Pemko dalam menangani persoalan pandemi covid-19, dan ini merupakan hajat masyarakat, namun masalah pendidikan anak generasi bangsa yaitu santri tahfizh Quran Mataqu yang sedang disiapkan untuk menjadi generasi qurani yang berkualitas kita adalah juga hal yang penting, maka kita meminta Pemko untuk lebih bijak dalam menangani persoalan ini,” katanya.(Rel)

 


Diterbitkan dari portal media online Zonamedia.co menggunakan SteemPress : https://zonamedia.co/news/wali-santri-mataqu-engan-rencana-alih-fungsi-gedung-eks-smp-arun/