
Masih ingatkah janji yang pernah kau ucap,,
ketika senja itu menebarkan warna jingganya,,
menyaksikan bait bait yang kau untai kan
menjadi sya’ir yang begitu indah dalam jiwaku,,
yang membat burung burung terdiam sejenak,,
dalam kicauan yang sedang memanggil sahabat
sahabatnya tuk kembali ke pesanggrahannya,,
anginpun membelai mesra suasana jingga,,
hingga tak satupun suara dedaunan terdengar
membisik telinga dalam jiwaku ini,,
itulah saksi janjimu yang merasuk bathinku,,
tak kan pernah ku lupakan sa’at itu,,
karna itu bagian dari hidupku,,
isi dari irisan jiwaku,,
yang membuatku mampu tegar selalu,,
arungi hudup karena janjimu,,