
Hallo semua, pagi ini ingin rasanya aku teriak, tidak!!
Tapi aku malu ada yang mengatakan aku gila.
Mungkin ini pemikiran salah saya, yang sudah memvonis kekuasaanNya Tuhan.
Aku hanya mengira-ngira efek yang di turunkanNya.

Harusnya aku berpikir jernih sejernih tetesan air hujan. Aku mengabadikan pagi ini dalam relung hatiku yang penuh harapan.

Kisah seorang pedagang minuman dingin, pagi ini aku harus mendahulukan insan tak bernyawa tapi bergerak, insan yang tak tumbuh tapi bisa berjumlah banyak.

Terlalu banyaknya sampai aku sendiri tak sadar dia ada dalam tubuhku bahkan bahan penjualanku. Harusnya aku mikir! Kalau tak ada hujan sewindu apa yang akan aku jual?
Ini perasaanku yang sedang waras atau sehat.
Pagi ini aku di paksakan istirahat yang terbalik. Aku tak mau waktu luangku hanya untuk tidur saja
Aku yang sedang bernafsu cari bahan postingan, harus rela badan ini terkena air hujan. Bermodal payung kecil aku sengaja mencari binatang kecil yang kuat cuaca dingin. Tapi sepertinya mereka sama dengan saya, yang sedang berteduh karena takut basah.
Harapanku yang kedua juga pupus lagi.
Haruskah aku mundur satu langkah karena binatang nihil keberadaannya?
Rugi rasanya kalau smart phone saya belum ada bahan cerita buat nanti malam.
Rugi uang jelas tapi rugi moment aku tak mau.

Di bawah payung ini aku lihat tetesan jernih yang antri turun ke tanah. Mengambil moment sederhana saja, ternyata susah juga. Aku harus sabar menunggu butiran air sampai terbentuk.
Tak terhitung berapa jumlah tetesan air yang lolos dari bidikanku.


Tak terkontrol pula kemana larinya air tadi.
Mungkinkah tetap disini? Atau berapa hari lagi akan sampai ketempat pembaca.

Aku yakin disini dan ditempat pembaca, warna tetesan air hujan sama warnanya. Hanya saja situasi tempat kita yang berbeda.
Seperti tetesan air kopi ini misalnya, pasti kelahirannya dari langit yang jauh di atas sana. Hanya sifat buruk saya yang hanya bisa menikmati manis dan pahitnya kopi, harus aku sadar dengan apa dua rasa itu di satukan?
Hujan merupakan Rahmat Allah yang diberikan untuk hambanya yang taat dan juga kepada makhluk lainnya.
Saya suka hujan. Hujan membuat pikiran saya menjadi tenang
Kalau hujan boleh ditawar,
Tuhan aku mohon turunkanlah di saat aku sedang molor😁
Tapi beda lagi dengan pekerja malam, kenapa tidak kau turunkan siang sajaaaa
😂😂 salam kenal mba suci🙏